16 Sep 2011

Pengajian Akbar oleh Ustadz Abdul Aziz

Pengajian Akbar oleh Ustadz Abdul Aziz,
Mantan Pendeta Hindu yang masuk Islam

Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) kecamatan Piyungan mengadakan pengajian akbar yang dilaksanakan di Pondok Pesantren putra Ibnul Qoyim. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 14 September 2011. Ustad yang diundang adalah Abdul Aziz, S. Ag., seorang mantan pendeta hindu yang masuk Islam. Pengajian akbar itu berlangsung malam hari dari pukul 20.00-22.00 WIB. Acara ini berlangsung dengan sukses, terbukti  dengan dihadiri kurang lebih 3000 orang jamaah, lebih dari target yang diperkirakan oleh panitia yaitu 1000 orang jamaah.
Pengajian Akbar dimulai pukul 20.00 dengan dibuka oleh MC nya, bapak Dedy Heri Sutendi, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an. Acara dilanjutkan dengan sambutan panitia. “Pengajian ini semoga menjadi pencerahan bagi masyarakat untuk kearah yang semakin baik dan mencerdaskan umat,” kata Bapak Damanhuri,  Ketua P.C Muhammadiyah Piyungan. Pidatonya yang berapi-api itu seiring dengan jumlah jamaah yang semakin bertambah. “Semoga masyarakat dapat mengaplikasikan ajaran Islam secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya. 
Acara yang dinanti sudah ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, Ustadz Abdul Aziz memulai ceramahnya dengan penjelasan mengenai awal mula dia sebelum dan setelah masuk Islam. Kemudian dilanjutkan pemaparan tentang ajaran-ajaran Hindu yang banyak diikuti oleh umat Islam. Ulama asal Blitar ini menyampaikan dengan sangat fasih, apalagi jamaah dibuat tertegun dengan do’a ritual Hindu yang dibacakannya. Ulasan yang begitu detail mengenai berbagai tradisi akulturasi Islam-Hindu, seperti upacara pernikahan, slametan, tahlilan dan sebagainya.
Saat pengajian berlangsung jamaah terus menerus berdatangan memasuki halaman masjid dan gedung secara berdesak-desakan. Tikar dan terpal yang disediakan panitia rupanya tidak mencukupi untuk menampung semua jamaah yang ada. Sehingga tidak sedikit jamaah yang duduk “nglesot” hanya dengan beralaskan sandal maupun Koran. Bahkan yang terpaksa berdiri dan hanya berada diluar pagar pun  juga banyak. Panitia juga memberikan sekedar air mineral dan roti bagi jamaah yang berangakat awal.
AMM piyungan yang terdiri dari beberapa orton, yaitu Pemuda Muhammadiyah, Nasyatul Aisyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dibantu dengan KOKAM bahu membahu mengurusi acara tersebut. Selama jalannya pengajian akbar, suasana berlangsung kondusif. Jumlah petugas keamanan yang ditangani oleh Kokam berjumlah sekitar 100 orang. Tergabung dari Kokam Piyungan, Banguntapan, Prambanan dan sebagainya. Ipmawan dan Ipmawati (IPM Piyungan) yang bertugas menjadi petugas infaq berhasil mengumpulkan dan menghitung infaq dari jamaah sekitar Rp. 4.500.000,- . Pengajian tersebut juga dihadiri oleh ketua Pimpinan Daerah IPM Bantul, Johan Nasrudin  yang berangkat bersama beberapa jajarannya.
Pengajian selesai sekitar pukul 22.00 WIB, para jamaah pengajian pulang dengan tertib. Akhir acara diisi dengan foto-foto antara panitia dengan Ustadz Abdul Aziz. Sebuah pengajian akbar yang berlangsung sukses tanpa halangan yang berarti. Semoga memeberikan tambahan keilmuan kepada masyarakat dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. (Hsby)

0 komentar:

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: youremail@gmail.com

Our Team Memebers